Sabtu, 20 Juli 2019

Negeri Sembilan, Seremban Malaysia,
Juli 2019.

Beberapa kali sudah kami ke Malaysia, terutama lewat darat dari Singapura ke Kuala Lumpur. Jika lewat darat, kami menginap di Johor Baru, kemudian dari terminal Larkin di Johor Baru, kami naik bus ke Kuala Lumpur.

Dari Larkin, Johor ke Kuala Lumpur sekitar 4 - 5 jam perjalanan. Sepanjang jalan, terlihat negeri yang elok, ditumbuhi dengan pohon sawit dan sesekali diselingi dengan bunga di sepanjang jalan tolnya. Di jalan tol, sesekali juga terlihat sepeda motor yang lewat. Jadi di jalan tol yang menghubungkan Johor Baru dengan Kuala Lumpur Malaysia, dilewati oleh pengendara mobil dan sepeda motor.

Setelah sekitar tiga jam perjalanan dari Johor Baru ke Kuala Lumpur, kita akan melewati suatu daerah yaitu Negeri Sembilan, Seremban Malaysia. Saat itu saya teringat cerita guru Sejarah di SMP saya bahwa saat Indonesia masih berupa Nusantara, maka Malaysia termasuk bagian dari Nusantara tersebut. Nah, untuk Malaysia, masyarakat Minangkabau, khususnya daerah Bukittinggi, Sumatera Barat, ada negeri duplikatnya, yaitu Negeri Sembilan di Malaysia. Di sana ada beberapa rumah adat Minang dan daerahnya pun agak menyerupai Bukittinggi, Sumatera Barat. Karena penasaran dengan Negeri Sembilan yang konon katanya hampir seperti salah satu daerah di kampung kami tersebut, akhirnya dengan "setengah memaksa" saya mengajak suami agar mau traveling lagi ke Malaysia. Seperti apa sih Negeri Sembilan? Bagaimana rumah adat Minangnya? Bagaimana daerahnya? Dan lain-lain.

Ternyata di sana memang ada beberapa rumah adat Sumatera Barat yang umurnya sudah ratusan tahun. Bangunannya masih begitu indah, kuat, dan terawat.

Ohya, cerita rumah adat Minang di Negeri Sembilan, saya pernah melihat bayangan seorang wanita cantik dan terhormat di dalam rumah adat tersebut saat kami menaikinya. Wanita itu wajahnya tidak menakutkan, namun karena kebetulan hanya saya berdua suami yang sedang berada di dalam rumah tua dan secara sekilas saya melihat ada 'orang ketiga', seketika saya jadi merinding dan segera mengajak suami agar buru-buru turun dan keluar dari rumah adat tersebut. Saat itu suami saya jadi rada protes, kok saya segera menarik dia ke luar rumah. Setelah di luar, saya baru cerita jika melihat 'seorang wanita cantik dan terhormat" berada di rumah adat itu. Wanita itu berjalan dari ruang tamu menuju kamar. Rambutnya  hitam agak mengembang, kulitnya sawo matang bersih, dengan tubuh rada tinggi. Dia kelihatan agak terganggu, mungkin karena kami ngobrol sambil bercanda-canda di rumah tersebut. Begitu mendengar cerita saya, eh, suami saya malah masuk lagi ke dalam rumah sambil mencari-cari "nenek" tersebut. Duh! πŸ˜„


Bersambung

71 komentar:

  1. perempuan yang di dalam rumah adat minang pakai baju minang juga bu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wanita tersebut mungkin roh penunggu rumah tua tsb Nadyaru... Tapi dia saat itu 'terlihat' oleh Ibu ngga pakai pakaian adat Minang...😊

      Hapus
  2. Tulisannya bagus dan memotivasiπŸ‘πŸ»

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah..
      Terima kasih Yolanda cantik...😘

      Hapus
  3. Wahhh seru banget buuu😁😁

    BalasHapus
  4. Keren buu πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. Sekolah dulu. Ntar kalau sudah liburan baru jalan-jalan Dasheva...πŸ˜„

      Hapus
  6. Wah, unik! Meski sudah ratusan tahun, bangun itu tetap megah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, benar. Kita bangsa Indonesia pun harus tetap melestarikan budaya kita yang bagus dan bernilai tinggi...

      Hapus
  7. Keren bu.. bisa buat referensi jalan jalan nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Wahyu... Tapi jangan suka sakit ya...πŸ˜…

      Hapus
  8. Kapan-kapan ajak saya travelling juga ya buu kayaknya seru nihh hehe😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh. Mau Hafizhah Ibu masukan ke koper? πŸ˜„

      Hapus
  9. Makasih Allin cantik...πŸ˜ŠπŸ™

    BalasHapus
  10. Semoga saya bisa kesana juga ya bu😁

    BalasHapus
  11. Kapan-kapan aku ikut travelling sama ibu ya hehehee πŸ˜„πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh. Bareng Abi, Ibu masukin ke koper ya, Rani...😬

      Hapus
  12. Blognya Bagus dan bermanfaat buπŸ‘

    BalasHapus
  13. Balasan
    1. Makasih Supra anak cerdas dan keren...πŸ™πŸ’ͺ

      Hapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  15. Bu, ajak travelling sekelas hehehe

    BalasHapus
  16. Keren banget buu, bisa jadi referensi nihh..

    BalasHapus
  17. Keren sekali bu! Jadi ingin lihat hehe

    BalasHapus
  18. Jadi mau ikutan jalan-jalan nih bu

    BalasHapus
  19. seru bu! jadi ingin lihat langsung

    BalasHapus
  20. keren bu! saya jadi ingin kesana juga hehehe

    BalasHapus